Categories

Perseteruan Anwar dan Azmin kembali berkobar, dengan kedua faksi PKR secara terbuka saling menyerang

Perseteruan Anwar dan Azmin kembali berkobar, dengan kedua faksi PKR secara terbuka saling menyerang

PETALING JAYA (THE STAR/ASIA NEWS NETWORK) – Perseteruan yang melibatkan dua pemimpin puncak Parti Keadilan Rakyat (PKR), partai politik terbesar Malaysia dengan 50 anggota parlemen di Parlemen, berkobar lagi setelah jeda hanya beberapa minggu.

Sekelompok 44 pemimpin PKR, termasuk anggota parlemen dan anggota majelis negara bagian, pada hari Rabu (22 Januari) mengeluarkan pernyataan yang meminta kepemimpinan partai yang dipimpin oleh presidennya, Datuk Seri Anwar Ibrahim, untuk membatalkan semua tindakan terhadap anggota kunci dari faksi saingan.

Dipimpin oleh wakil presiden Mohamed Azmin Ali, pernyataan oleh fraksinya keluar untuk membela wakil presiden PKR, Madam Zuraida Kamaruddin, yang juga Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah.

Nyonya Zuraida dilayani surat show-cause oleh kepemimpinan PKR atas komentar kontroversialnya terhadap para pemimpin partai bulan lalu.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, kelompok yang dipimpin Azmin menuduh mereka yang memberi Madam Zuraida surat penyebab pertunjukan melakukannya dengan itikad buruk dan cemburu dengan prestasinya.

Pekan lalu, faksi Anwar memecat tujuh pemimpin sayap pemuda pusat yang bersama kelompok Azmin, hanya beberapa minggu setelah kedua faksi memutuskan untuk mundur dari perseteruan di depan umum.

Di antara 44 penandatangan pada hari Rabu adalah anggota dewan pusat PKR, menteri kabinet dan wakil menteri, termasuk Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah, Menteri Pekerjaan Baru Bian, Menteri Besar Selangor Amirudin Shari, wakil menteri Sivarasa Rasiah dan Kamaruddin Jaafar, dan wakil presiden PKR Tian Chua dan Ali Biju.

Pernyataan bersama itu mengeluhkan anggota PKR yang melakukan protes di depan markas besar partai dan di kementerian Nyonya Zuraida baru-baru ini.

“Tindakan berdemonstrasi di depan markas besar partai pada 18 Januari dan Kementerian Perumahan dan Pemerintah Daerah pada 21 Januari telah menodai citra partai dan pemerintah,” katanya. “Pemecatan tujuh pemimpin sayap pemuda pusat melalui surat pada 15 Januari bertentangan dengan konstitusi partai dan mengkhianati suara anggota akar rumput yang memilih mereka.”

admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x