Categories

Ayah dan 2 anak tenggelam di kolam renang hotel Spanyol karena mereka tidak bisa berenang, tidak ‘tersedot ke bawah air’: Polisi

Ayah dan 2 anak tenggelam di kolam renang hotel Spanyol karena mereka tidak bisa berenang, tidak ‘tersedot ke bawah air’: Polisi

NEW YORK (NYTIMES) – Kematian seorang ayah dan dua anak yang tenggelam di kolam renang di sebuah resor di Spanyol selatan minggu ini adalah “kecelakaan tragis” yang terjadi karena tidak ada korban yang tahu cara berenang, kata pihak berwenang pada hari Jumat (27 Desember).

Para korban, termasuk seorang gadis berusia sembilan tahun dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun, adalah turis yang sedang berlibur keluarga di sebuah resor di Mijas, di Costa del Sol.

Tiga anak keluarga itu, termasuk dua yang meninggal dan seorang gadis berusia 14 tahun, telah mandi di ujung kolam yang dangkal sekitar pukul 13.30 pada hari Selasa sementara orang tua mereka berjemur, menurut sebuah pernyataan oleh Garda Sipil, sebuah pasukan polisi Spanyol.

Anak berusia sembilan tahun itu pada suatu saat pindah ke air yang lebih dalam dan tidak bisa keluar.

Saudara laki-lakinya, yang berusia 16 tahun, mencoba membantu tetapi kemudian mendapati dirinya juga dalam masalah, mendorong sang ayah untuk melompat, kata pernyataan itu.

Tak satu pun dari ketiganya bisa berenang.

Ayah dan putrinya adalah warga negara Inggris dan putra remaja itu adalah orang Amerika, kata pihak berwenang.

Kelima anggota keluarga dikatakan telah tiba di resor, Club La Costa World, pada hari Minggu.

Sebuah gereja di Inggris, Redeemed Christian Church of God, mengatakan di Facebook bahwa para korban termasuk seorang pendeta, Gabriel Diya, 52, yang telah bekerja di Open Heavens, cabang organisasi di London Selatan, bersama dengan salah satu putrinya, Comfort Diya, dan putranya, Praise-Emmanuel Diya.

Istri pendeta, bagaimanapun, telah membantah laporan bahwa mereka tidak bisa berenang, sebaliknya menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan kolam renang resor, lapor AFP. “Mereka bertiga tahu cara berenang,” kata Olubunmi Diya dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada hari Jumat oleh gereja keluarga yang berbasis di London di Facebook, menambahkan bahwa seluruh keluarga hadir ketika insiden itu terjadi.

“Anak-anak pergi ke kolam menggunakan tangga tetapi mendapati diri mereka terseret ke tengah, yang lebih dalam dan meminta bantuan ketika mereka tidak bisa keluar,” katanya, menggambarkan bagaimana suaminya kemudian memasuki air untuk membantu mereka.

Sumber yang dekat dengan penyelidikan Spanyol sebelumnya mengatakan bahwa seorang saudari yang masih hidup mengatakan kepada polisi bahwa ketiganya tidak berenang.

admin

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read also x